Live Streaming

 
Tinjauan Acara

Sabtu, 25 Mei 2019

08:01MELODI NOSTALGIA
09:00SUMATRA BARAT HARI INI
18.14TIME SIGNAL RAMADHAN 1440 H
 
Informasi

 
Sosial Media
Berita Detil
TVRI Sumatera Barat • Kota Payakumbuh14 Mei 2019 - 12:03 WIB
Pemantauan Harga Bawang
Pemantauan Harga Bawang

Reporter : EDWARD • Editor : Redaksi BRM

A+AAA-
 

Pasca operasi pasar bawang putih yang digelar Kementrian Pertanian di Kota Payakumbuh, Pemerintah Kota Payakumbuh akan membentuk tim khusus untuk melakukan pemantauan terhadap harga jual bawang di pasaran. selain akan menurunkan tim pemantau, pemko berharap pedagang bisa taat aturan. Untuk memastikan harga jual bawang putih kembali normal di pasaran setelah dilakukannya operasi pasar dengan meluncurkan belasan ton bawang putih, Pemerintah Kota Payakumbuh akan  membentuk tim khusus yang akan melakukan pemantauan di Pasar Payakumbuh.

Hal tersebut diungkapkan wakil Walikota Payakumbuh saat memantau para pedagang di Pasar Tradisional Ibuah yang tengah membeli bawang putih impor dari China. Menurut Wawako, tim khusus yang akan dibentuk tersebut berangotakan sejumlah unsur terkait di Payakumbuh, nantinya tim tersebut akan melakukan patroli setiap hari, sehingga harga jual bawang putih oleh pedagang kepada pembeli bisa kembali normal. Ia juga berharap agar menjual bawang putih impor tersebut sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Sebelumnya diberitakan, selain di Payakumbuh Kementerian Pertanian juga  memasok bawang putih impor dari China ke Pasar Raya Padang, di Padang melalui operasi pasar diluncurkan sebanyak 30 ton.

Operasi pasar ini dilakukan sebagai upaya stabilitas harga. Bawang putih impor yang di pasok ini merupakan program pemerintah mengendalikan harga bawang putih yang akhir-akhir ini mengalami kenaikan. Secara Nasional ada sebanyak 115.000 ton bawang putih dari China yang dipasok ke Indonesia, di Sumatera Barat untuk tahap pertama ini ada sebanyak 46 ton. Di Payakumbuh, naiknya harga bawang putih telah terjadi beberapa pekan jelang memasuki ramadhan, akibatnya masyarakat memilih mengurangi membeli bawang putih karena lonjakan harga tersebut, kini dengan digelarnya operasi pasar diharapkan daya beli masyarakat kembali normal.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

#mediapemersatubangsa