Live Streaming

 
Tinjauan Acara

Selasa, 23 Juli 2019

08 : 02PAGI KITA
09 : 00SENANDUNG MINANG
09 : 30BARAJA MANGAJI
16 : 04SUMATERA BARAT HARI INI
17 : 00DIALOG FOKUS KITA
 
Informasi

 
Sosial Media
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kabupaten Padang Pariaman25 Januari 2019 - 06:54 WIB
Oknum ASN Diduga Penusuk Pemuda Berhasil Ditangkap
Oknum ASN Diduga Penusuk Pemuda Berhasil Ditangkap

Reporter : ABDUL • Editor :

A+AAA-
 

Oknum ASN yang bertugas di dinas perhubungan kabupaten Padang Pariaman, pelaku yang diduga penusuk pemuda Kayu Tanam dengan senjata tajam hingga tewas, berhasil ditangkap jajaran Polres Padang Pariaman. Pelaku ditangkap di Pos ronda, lokasi tempat pelaku melakukan aksi penusukan. Hingga kini Polisi masih mendalami motif dari penusukan tersebut yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.

Inilah oknum aparatur sipil negara atau ASN yang bertugas di Pemerintahan kabupaten Padang Pariaman, berinisial AN 39 tahun, pelaku penikaman kepada seorang warga 2x11 Kayu Tanam bernama Jupri 39 tahun, hingga tewas. Pelaku tengah menjalani diperiksa diruang penyidik reserse kriminal Polres Padang Pariaman, usai ditangkap. Pelaku ditangkap petugas disebuah pos ronda di Kayu Tanam, lokasi tempat pelaku pelakukan aksi penusukan, hingga menyebabkan korban tewas.

Kapolres Padang Pariaman AKBP. Rizki Nugroho menyebutkan bahwa aksi penusukan tersebut terjadi pada selasa di Pos ronda lubuak pauh, korong balah air, Nagari Anduriang, kecamatan 2x11 Kayu Tanam sekitar pukul 16.50 wib. Pelaku tewas saat dilarikan ke Puskesmas setempat, dengan tiga tusukan senjata tajam dibagian tubuh korban. Hingga kini polisi masih mendalami motif dari penusukan tersebut yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang. Namun dari informasi sementara pelaku sakit hati dengan korban pengangguran tersebut. Saat ini pelaku sudah ditahan di Mapolres Padang Pariaman untuk pemeriksaan lebih lanjut, beserta barang bukti satu buah senjata tajam. Bahkan Polisi juga sudah memeriksa sejumlah saksi.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

#mediapemersatubangsa