Loading...

NEWS

#mediapemersatubangsa

Danau Maninjau kelebihan kapasitas menjadi faktor ikan mati massal

TVRI Sumatera Barat • Daerah24 Februari 2016 - 07:57 WIB

Danau Maninjau kelebihan kapasitas menjadi faktor ikan mati massal

Reporter : Nurul Qalbi dan Titi Maghfirah • Editor : Redaksi Berita

 

Pakar perikanan Universitas Bung Hatta Padang doktor Eni Kamal menilai kematian puluhan ton ikan keramba jaring apung di Kabupaten Agam beberapa hari lalu terjadi karena  Danau Maninjau kelebihan kapasitas. Pemberian pakan ikan yang berlebihan juga menjadi faktor pendukung lainnya ikan keramba jaring apung ini mendadak mati massal akibat  kekurangan oksigen.

Puluhan ton lebih ikan keramba jaring apung milik sejumlah petani di Danau Maninjau Kabupaten Agam mati mendadak beberapa waktu lalu. Kasus yang telah terjadi secara berulang ini menurut pakar perikanan Universitas Bung Hatta Padang doktor Eni Kamal terjadi karena keterbatasan kapasitas dari Danau Maninjau terhadap populasi ikan yang terus bertambah.

Pemberian pakan ikan yang berlebihan juga menjadi faktor pendukung lainnya ikan keramba jaring apung ini mendadak mati massal akibat  kekurangan oksigen. Karena dari total 60 ton pakan ikan yang diberikan setiap harinya sekitar 30 persen dari pakan tersebut tidak termakan ikan dan mengendap kedasar danau dan menjadi amoniak yang mengakibatkan kadar oksigen dipermukaan berkurang.

Selain itu tidak adanya kontrol langsung dari Pemerintah tentang aturan  usaha ini menjadikan setiap masyarakat yang tinggal disekitar Danau Maninjau rata-rata memiliki usaha keramba jaring apung. Perhatian dari pemerintah setempat untuk mengambil kebijakan yang mengatur tentang tata ruang atau zonasi keramba jaring apung di Danau Maninjau merupakan solusi terbaik agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Disamping itu kegiatan penyuluhan kepada masyarakat setempat tentang pengetahuan dalam kegiatan budidaya ikan keramba juga harus ditingkatkan dan dilakukan secara kontiniu. Agar para pelaku usaha keramba jaring apung bisa memahami serta mengerti akan dampak dari aktifitas usaha yang mereka geluti.

Info Covid-19

 

Sosial Media

Instagram

Youtube

Facebook

 

News

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat