Live Streaming

 
Rangkaian Acara

Jum'at, 16 November 2018

14 : 00SEKILAS SUMBAR
14 : 05NADA ISLAMI
15 : 00DENDANG 15
16 : 00BERITA RANAH MINANG
17 : 00NUANSA IMAN
 
Prakiraan Cuaca
 
Gempa Terkini
5,0SR
15-Nov-18 10:55:02 WIB
Kedalaman 10 Km
17 Km Southeast Mamasa-sulbar
Does Not Generate Tsunami
Sumber : Data BMKG
Berita Detil
TVRI Sumatera Barat • Kota Padang23 Februari 2016 - 07:24 WIB
Plastik berbayar dukung program ramah lingkungan
Plastik berbayar dukung program ramah lingkungan

Reporter : Nurul Qalbi dan Sherly Zulkarnaen • Editor : Redaksi BRM

A+AAA-
 

Mulai minggu ini sejumlah daerah akan menerapkan kantong plastik berbayar.  Dengan kebijakan ini masyarakat akan dikenakan pembayaran untuk pembelian kantong plastik saat berbelanja. Hal ini tidak hanya di terapkan di pasar tradisonal tetapi juga di sejumlah swalayan dan mini market.

Kebijakan Pemerintah  untuk menerapkan kantong plastik berbayar di sejumlah daerah di indonesia di sambut positif oleh masyarakat Kota Padang. Dengan munculnya kebiakan ini, masyarakat akan dikenakan pembayaran pembelian kantong plastik sebesar 200 rupiah perkantongnya. Dengan sistem berbayar ini, masyarakat diharapkan dapat mencari alternatif kantong belanjaan berbahan lainnya yang lebih ramah lingkungan dan dapat digunakan berulang kali.

Hal ini dianggap dapat mendukung program ramah lingkungan karna dapat mengurangi produksi sampah plastik yang membutuhkan waktu lama untuk di urai di dalam tanah. Sejumlah warga berharap pengurangan penggunaan plastik ini didukung dengan penyediaan alternatif lain sebagai pengganti kantong plastik itu sendiri.

Pengamat lingkungan Dahnil Aswad medukung kebijakan ini karena dapat menekan angka pengunaan kantong plastik yang sangat merusak lingkungan karna tidak dapat di urai di dalam tanah. Meksi masih dalam uji coba beberapa bulan kedepan/ penerapan sistem kantong plastik berbayar ini di harapkan dapat menekan angka produksi sampah plastik yang tinggi setiap waktunya.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

Media Sosial :

TVRI Stasiun Sumatera Barat