Live Streaming

 
Rangkaian Acara

Minggu, 24 Juni 2018

14 : 00SUMBAR SEKILAS
14 : 02BRIZIK
15 : 00DENDANG 15
16 : 00BERITA RANAH MINANG
17 : 00PAKET LEBARAN 2
17 : 30RANTAK
 
Prakiraan Cuaca
 
Gempa Terkini
5,0SR
23-Jun-18 06:05:46 WIB
Kedalaman 10 Km
300 Km Southeast Sumbawabarat-ntb
Does Not Generate Tsunami
Sumber : Data BMKG
Berita Detil
TVRI Sumatera Barat • Kabupaten Tanah Datar24 Mei 2018 - 06:48 WIB
Pengrajin Gula Merah Menuai Berkah Ramadhan
Pengrajin Gula Merah Menuai Berkah Ramadhan

Reporter : SYAWALUDDIN • Editor : Magang

A+AAA-
 

Permintaan terhadap gula merah di jorong Pagu-Pagu nagari Pandai Sikek kecamatan Sepuluh Koto kabupaten Tanah Datar mengalami peningkatan. Hal ini disebabkan banyak masyarakat yang menggunakan gula merah sebagai bahan untuk membuat takjil selama ramadhan. Bulan ramadhan, menjadi berkah tersendiri bagi para pengrajin gula merah di nagari Pandai Sikek jorong Pagu-Pagu kecamatan Sepuluh Koto kabupaten Tanah Datar.

Seperti yang terlihat di unit pengolahan hasil tebu kelompok tani Sarumpun Baniah ini. Di bulan ramadhan, produksi gula merah mengalami peningkatan, karena pada bulan ramadhan permintaan terhadap gula merah meningkat di bandingkan pada hari biasa.

Guswardi Datuak Agus, ketua kelompok tani Sarumpun Baniah mengaku, produksi gula merah meningkat 30 persen di bandingkan hari biasa, dan akan terus meningkat hingga 40 persen jelang lebaran. Permintaan terhadap gula merah ini mulai meningkat sejak 4 hari menjelang ramadhan lalu. Dalam sehari produksi gula merah sebanyak 250 hingga 300 kilogram, sementara pada hari biasa produksi gula merah sebanyak 200 kilogram perharinya. Dibandingkan tahun lalu produksi gula merah pada bulan ramadhan kali ini justru menurun.

Ramadhan tahun lalu, produksi gula merah  naik 45 persen, begitu juga harga gula merah juga naik Rp 18 ribu perkilogram, namun saat ini meski permintaan meningkat harga gula merah di pasaran masih dijual kisaran 15 ribu hingga 16 ribu rupiah perkilogram. Sementara, pemasaran gula merah produk kelompok tani yang di pimpin Guswardi  meliputi berbagai daerah di Sumatera Barat  dan luar Sumatera Barat, seperti Koto Baru, Pesisir Selatan, Solok hingga ke Kepulauan Riau.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

Media Sosial :

TVRI Stasiun Sumatera Barat